Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Jenis madu dan manfaatnya

Posted by Etalase madu Sabtu, 23 Juni 2012 1 komentar

Jenis-jenis Madu:

Seperti telah kita ketahui, MADU dapat dihasilkan secara spesifik berdasarkan sumber nektar bunga. Hasil penelitian para ahli yang dipadukan dengan pengalaman langsung dari konsumen dan masyarakat penggemar MADU, setiap jenis MADU dari sumber nektar yang berbeda tersebut, ternyata memiliki manfaat dan khasiat yang berbeda pula. Walaupun demikian secara umum khasiat dan manfaat MADU tersebut hampir sama.
Diantara berbagai jenis madu berdasar sumber nektar bunganya antara lain : 
  • Madu kelengkeng
  • Madu Randu / kapuk
  • Madu karet
  • Madu Rambutan
  • Madu durian
  • Madu Mahoni
  • Madu multiflora dll

Khasiat dan Manfaat Madu :

Madu mengkristal / Berubah Warna

Posted by Etalase madu 1 komentar
Kebanyakan madu pada suhu dingin akan terjadi pengkristalan atau berubah warna keputihan. Hal ini di sebabkan oleh kandungan zat yang ada pada madu yang bernama dextrosa. Apabila suhu dingin, dextrosa dapat mengkristal sesuai sifat zat tersebut,seperti dijelaskan oleh Prof. Dr. D.T.H Sihombing guru besar IPB (Institut Pertanian Bogor) dibukunya ‘Ilmu Ternak Lebah Madu’, cetakan pertama Februari 1997, diterbitkan Gadjah Mada University Press Yogyakarta Hal. 31. Pendapat tersebut juga di dukung oleh RM. Sumo Prastowo, CDA dan R. Agus Suprapto, BA. Dibukunya ‘Beternak Lebah Madu Modern’, cetakan ketiga 1993, penerbit Bhratara Jakarta hal.46. Juga didukung oleh tim redaksi trubus, buku “beternak lebah madu” cetakan ke XII Jakarta 1999.

Dari ketiga pendapat ahli tersebut, maka kami sarankan untuk tidak menyimpan madu dikulkas agar madu selalu siap dikonsumsi. Jadi simpan madu di ruangan biasa suhu ±30o C.

Madu dan Semut

Posted by Etalase madu Selasa, 19 Juni 2012 0 komentar
Semut merupakan hama bagi lebah penghasil madu. Seperti di jelaskan Prof. Dr. D.T.H Sihombing guru besar IPB (Institut Pertanian Bogor) dibukunya ‘Ilmu Ternak Lebah Madu’, cetakan pertama Februari 1997, diterbitkan Gadjah Mada University Press Yogyakarta Hal 173, antara lain dijelaskan “... menjadikan sebagai rantai makanan yang mengangkut madu, telur dan larva ...”

Pendapat di atas juga di dukung oleh RM. Sumo Prastowo, C.D.A dan R. Agus Suprapto, BA. Dibukunya ‘Beternak Lebah Madu Modern’, cetakan ketiga 1993, penerbit Bhratara Jakarta hal.203 yang antara ain di jelaskan “... semut membuat sarang dalam stup/sangkar lebah dan numpang makan di situ ...”

Jadi dari kedua pendapat ahli tersebut diatas, setelah melakukan penelitian yang cukup lama, kita  simpulkan bahwa semut tetap suka dengan madu.

Adapun yang mengatakan semut tidak suka madu tidak berdasarkan penelitian dan hanya menurut kabar burung yang tidak jelas dan hanya menduga – duga tanpa berdasarkan penjelasan yang ilmiah dan tidak bisa diterima akal sehat. Seandainya semut tidak suka madu bisa disebabkan oleh faktor fermentasi pada madu yaitu pada madu terjadi proses fermentasi pegasaman dan proses fermentasi pengalkoholan, sehingga semut tidak suka akibat baunya yang menyengat.

Mengenai Saya

D.I.Y, Indonesia
kami menyediakan berbagai jenis madu murni dan madu herbal

Search